Tips Memilih Pompa Air

Pompa air adalah sebuah mesin yang didesain untuk memompa air dari sebuah sumber air kemudian dialirkan kembali untuk memenuhi kebutuhan air, seperti menyiram tanaman, mencuci pakaian, mencuci piring, mencuci mobil, mandi dan masih banyak lagi kegunaan lainnya. Pompa air dibutuhkan sekali oleh apartemen, air mancur, kolam renang, perumahan, dan rumah bertingkat.

Dewasa ini pompa air listrik sudah merupakan salah satu keperluan penting di banyak rumah tangga. Keberadaan pompa air menjadikan kegiatan rumah tangga seperti mandi, menyiram tanaman atau mencuci menjadi lebih gampang. Anda tidak usah lagi mengeluarkan banyak tenaga untuk mengayun tuas pompa atau menimba air di sumur.

Pompa air memiliki kekuatan yang beragam, ada yang bisa menghisap sekaligus memompa air pada kedalaman 1–10 meter malahan ada yang mampu hingga puluhan meter. Namun walaupun termasuk mesin yang tahan lama dan kuat tidak mustahil pompa air akan mengalami penurunan kinerja atau kerusakan bila digunakan dalam jangka waktu lama.

Gangguan kerusakan yang paling sering dan banyak terjadi ialah kecilnya debit air yang keluar dan bejalan pelan. Dalam beberapa kasus bahkan pompa air tersebut tidak berfungsi sama sekali. Jika hal ini terjadi maka Anda harus memperbaikinya, namun bila tidak mampu mengerjakannya lebih baik Anda memanfaatkan layanan service pompa air yang sudah terpercaya.

Memilih pompa air yang memiliki kualitas ternyata gampang-gampang susah. Satu hal yang mesti diperhatikan adalah jangan mudah tergoda dengan harga yang miring alaias murah, tetapi perhatikanlah dengan cermat spesifikasi yang terdapat pada pompa yang akan Anda beli dan sesuaikanlah dengan dana yang tersedia serta kebutuhan Anda.

Hal pertama yang mesti diperhatikan ialah tingkat kedalaman sumur (sumber air) dan keadaan pengambilan sumber air di rumah Anda. Tingkat kedalaman sumur bisa menentukan jenis pompa air beserta daya dorong dan daya hisap yang dibutuhkan untuk memperoleh hasil optimal. Nah, supaya tetap hemat energi maka sesuaikanlah daya hisap dan daya dorong pompa air tersebut dengan kebutuhan Anda setiap hari.

Kedua, sesuaikan daya yang dibutuhkan pompa air dengan besarnya daya listrik yang tersedia di rumah Anda, jangan sampai sebagian besar daya listrik tersedot untuk kebutuhan pompa air ini justru menyedot sebagian besar pasokan listrik di rumah. Ada baiknya Anda meningkatkan kapasitas listrik di rumah bila ingin memakai pompa air berdaya listrik yang relatif besar.

Ketiga, perhatikan material atau bahan yang digunakan untuk membuat pompa air tersebut. Bahan yang digunakan saat proses pembuatan akan menentukan tinggi-rendahnya kualitas pompa air itu, seperti bahan tembaga, besi atau stainless steel. Stainless steel merupaakan bahan yang cocok untuk penggunaan dalam jangka waktu lama dan termasuk kuat untuk dipergunakan pada air yang memiliki garam.

Terakhir, tidak boleh anggap remeh garansi dan layanan purna jual yang diberikan ketika membeli pompa air. Apabila produk yang Anda beli mengalami masalah, maka dengan adanya garansi produk bermasalah tersebut dapat diperbaiki dengan biaya minim bahkan gratis jika masih ada dalam masa garansi seperti yang tercantum dalam kartu garansinya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *