Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Nyeri Dada Menurut SehatQ.com

image Nyeri Dada

Apakah anda merasakan nyeri dada? Dimana, nyeri dada ini merupakan kondisi saat dada terasa seperti perih, tertusuk, atau tertekan. Nyeri dada ini dapat terjadi di dada sebelah kanan maupun kiri, atau tengah. Nyeri dada ini tidak boleh anggap remeh, karena bisa jadi hal ini merupakan gejala dari serangan jantung.

Selain itu, nyeri dada ini bisa berlangsung sangat singkat dan cepat atau terjadi selama beberapa hari. Hal ini sangat tergantung pada penyebabnya. Namun, supaya lebih aman dan segera mendapatkan penanganan medis maka segerakan periksakan diri ke dokter, terutama jika nyeri tersebut sampai menjalar ke lengan, leher, rahang, dan ke belakang, dan diiringi sesak napas serta keringat dingin. Untuk lebih jelasnya berikut direktori penyakit tentang nyeri dada.

Penyebab Nyeri Dada

Penyebab nyeri dada ini sangat beragam. Tetapi, kondisi ini akan menjadi sangat berbahaya jika disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti :

  • Serangan jantung, kondisi ini akibat tersumbatnya seluruh aliran darah ke jantung.
  • Penyakit jantung koroner, hal disebabkan adanya penyumbatan pembuluh darah yang menuju jantung.
  • Kardiomiopati, yakni suatu penyakit yang disebabkan otot jantung yang lemah.
  • Miokarditis atau radang pada otot jantung.
  • Perikarditis atau radang pada membran yang melapisi jantung.
  • Diseksi aorta, yakni robeknya lapisan dalam pembuluh darah terbesar.

Selain karena penyakit jantung, nyeri dada ini juga bisa disebabkan oleh kondisi yang lainnya, diantaranya adalah :

  • Adanya penyakit paru-paru, seperti adanya penyumbatan pembuluh darah di paru-paru (emboli paru), paru-paru yang kempis (kolaps), abses paru, tekanan yang tinggi pada pembuluh darah di paru-paru (hipertensi pulmonal), dan radang pada selaput yang membungkus paru-paru (pleuritis).
  • Adanya gangguan sistem pencernaan, seperti penyakit batu empedu atau radang kantung empedu (kolesistisis), peradangan pankreas (pankreatitis), dan refluks asam lambung (GERD).
  • Adanya gangguan pada otot dan tulang dada, seperti radang tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk dan tulang dada (kostokondritis) atau patah tulang rusuj.
  • Adanya gangguan medis lainnya, seperti herpes zoster (cacar ular) atau serangan panik.

Gejala Nyeri Dada

Perlu diketahui bahwa rasa nyeri dada yang dialami oleh setiap orang, baik orang muda maupun lanjut usia bisa berbeda-beda, sangat tergantung pada penyebabnya. Adapun beberapa keluhan nyeri dada yang sering terjadi adalah sebagai berikut :

  • Nyeri dada yang terasa di sebelah kanan, kiri, tengah, atau seluruh bagian dada.
  • Nyeri dada yang hilang timbul berlangsung selama beberapa menit, aatu nyeri berlangsung lama hingga berjam-jam terus menerus.
  • Nyeri di dada yang terasa seperti terbakar, ditusuk, atau sepert ditekan.
  • Nyeri di dada yang semakin parah jika melakukan aktivitas.
  • Nyeri di dada yang kadang membaik atau memburuk saat posisi tubuh berubah.
  • Nyeri di dada yang semakin meningkat ketika menarik napas atau batuk.
  • Nyeri yang menjalar hingga ke bagian tubuh lainnya.

Pengobatan Nyeri Dada

Pemberian obat ini sangat tergantung pada penyebab nyeri dada tersebut. Adapun beberapa jenis obat yang digunakan untuk mengatasi nyeri dada adalah sebagai berikut :

  • Obat yang berfungsi melebarkan pembuluh darah jantung, seperti nitrogliserin.
  • Obat untuk mengurangi produksi asam lambung, seperti penghambat pompa proton.
  • Obat pengencer darah, seperti heparin atau aspirin.
  • Obat penghancur gumpalan darah, seperti streptokinase.
  • Obat antidepresan, seperti fluoxetine.
  • Obat nyeri dada akibat batuk, seperti obat pereda batu atau obat antituberkulosis.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *